WELCOME TO MY SITE

WELCOME TO MY SITE

Jumat, 09 Juli 2010

BAPAK STOP JUAL TANAH AIRKU PAPUA atau MATI???

Oleh: Frengky salomo Christyson Gwijangge

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, Tri Tunggal Allah, Engkaulah satu-satunya Tuhan dan Allah yang kekal serta Juru selamat kami.Engkau Alpha dan Omega, Engkau awal dan akhir.tidak ada Allah lain selain Engkau.sebelum Engkau tidak ada dan sesudah Engkau tidak akan pernah ada.Engkaulah Tuhan dari pada segala tuhan dan Allah daripada segala allah.Segala tuhan dan allah yang ada di dunia ini hanya benda mati buatan tangan manusia yang Engkau ciptakan.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, segala puji, syukur, hormat, dan kemuliaan hanya bagi Engkau.termasyurlah nama-Mu di seluruh jagad raya yang Engkau ciptakan bagi kami Manusia ini.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, di dunia ini sebelumnya tidak ada apa-apa alias masih kosong dan gelap gulita.langit dan bumi beserta segala yang ada di dalamnya, hanya Engkau yang menciptakannya dengan jalan berfirman.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, terima kasih atas segala karya-Mu dalam menciptakan seluruh jagad raya ini.terlalu luar biasa untuk dipikir dan tidak dapat dijangkau oleh segumpalan sumsum otak yang terkurung dalam tengkorak manusia berkapasitas kecil ini.terima kasih atas tanah beserta isinya yang Engkau ciptakan bagi kami untuk berkarya diatasnya demi kemuliaan nama-Mu.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, kami sangat bersyukur kepada-Mu atas bumi, air, api, udara, matahari,bulan, bintang dan segala macam flora dan fauna yang Engkau ciptakan untuk kami nikmati semasa hidup kami di muka bumi ini dari generasi ke generasi.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, karena Engkau telah menempatkan kami, Manusia, ras melanesia, orang Papua di bagian tanah yang dinamakan “Tanah Papua” yang Engkau ciptakan bagi kami semua manusia seperti juga Engkau menempatkan saudara-saudara kami, manusia lain dengan ras lain di bagian tanah yang lain atau belahan dunia atau benua lain.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, Bapak, terima kasih, terima kasih dan terima kasih atas segala macam flora dan fauna yang Engkau ciptakan di tanah Papua ini.puji Tuhan, Haleluya.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, kami tahu karena kami telah mendengar firman-Mu dalam kitab suci-Mu yaitu Alkitab bahwa nikmatilah segala macam yang ada di muka bumi ini tanpa memperjualbelikannya.oleh karenanya, kami akan berkarya diatas muka bumi, Tanah Papua ini, hanya demi hormat dan kemuliaan bagi nama-MU sambil menikmati hasil tanah yang berlimpah ruah dengan rempah-rempah ini.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, nampaknya, orang tua kami sedang tidak punya honai, lupa adat , lupa budaya.sedang degradasi moral, demoralisasi, krisis moral.buktinya, membuat suatu konsensus, bukan lagi di honai namun di pinggir jalanan ataupun emperan toko.akibatnya, bicara lain, tulis lain, baca lain dan implementasi lain.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, dampaknya tanah Papua yang Engkau ciptakan dan diatasnya Engkau menempatkan kami untuk hidup sebentar dan menunaikan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing sesuai dengan minat,bakat, talenta dan karunia masing-masing demi kemuliaan nama-Mu kini separuhnya hampir terjual habis akibat ulah orang tua kami.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, berikanlah hati yang takut akan Engkau kepada orang tua kami untuk tidak menjual tanah ini.peringatkan dan tegurlah orang tua kami ini dengan pukulan-pukulan-Mu yang amat dahsyat itu.pukul, pukul dan pukulah sekuat mungkin dan jika yang bersangkutan tidak mau mendengar atau insaf maka, kami mohon cabutlah hak hidupnya dari muka bumi ini dan tempatkanlah di dalam neraka yang paling dahsyat sengsaranya.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, kalau Engkau tidak cepat melakukannya berarti Engkau melegitimasinya.kami tidak mau kehilangan tanah air kami demi sesuap nasi, secangkir air putih dan sepeser rupiah.karena kami tahu bahwa akibatnya, generasi kami tidur di rumah kos-kosan dan kontrakan para imigran kalau tidak di emperan toko-toko milik para imigran dan di bawah jembatan.kami malu atas gobloknya orang tua kami.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, tolong cepat cabut nyawa orang-orang kami yang menjual tanah kami ini.jangan berlama-lama.kami mohon, seperti ini agar manusia generasi berikut kami dapat hidup di atas tanah, dalam rumah dan menikmati hasil tanah ini yang akan kami sisihkan atau wariskan untuk mereka.kami mau meninggalkan harta warisan terindah yang Engkau kreasi atau ciptakan buat kami dan mereka tanah air Papua.kami tidak mau meninggalkan utang dan masalah.

Dan kami mau kehidupan bangsa ini berlangsung begitu dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, dari windu ke windu, dari dekade ke dekade, dari abad ke abad sampai Engkau datang ke dalam dunia ini yang kedua kali untuk menghakimi setiap manusia sesuai dengan perbuatanya masing-masing selama hidupnya.Amin.

Bapak-bapaku, ganteng-ganteng, hitam manis, rambut keriting, ras melanesia, orang Papua, hormat dan terima kasih karena sudah menurunkan aku di sini, diatas tanah ini, di tanah Papua tercinta agar aku meneruskan kehidupan gen dan generasi ini.kami tahu bahwa kalau bukan karena kamu kami tidak ada sebagaimana kami ada sekarang.

Bapak-bapaku yang ganteng-ganteng seperti Yesus Kristus, kami sangat respek atas apapun yang bapak-bapak lakukan untuk membahagiakan aku sebagai gen dalam generasiku.

Bapak-bapaku yang ganteng-ganteng, satu hal yang sangat kami kutuk, kutuk, dan kutuk karena merupakan warisan bencana bagi kami dan generasi berikut-berikut adalah memperjualbelikan tanah yang Tuhan ciptakan dan wariskan kepada nenek moyang kami.

Bapak-bapakku yang ganteng-ganteng, sepanjang malam yang kamu lalui, tidak lalui begitu saja tanpa melakukan apap-apa.setiap malam kamu lalui, lalui bersama mama-mama kami yang cantik-cantik.setiap malam yang bapak-bapak lalui bersama mama-mama kami bukan hanya untuk memuaskan keinginan nafsu birahi kosong namun untuk menyambung keturunan atau generasi manusia yang membutuhkan makan, minum, kehidupan yang layak bukan generasi robot atau binatang apalagi boneka.

Wahai bapak-bapaku ganteng-ganteng yang serakah, tahu cetak anak tetapi tidak tahu mengusahakan kehidupan yang layak bagi cetakan dan mesin pencetak sadarlah.siang jual tanah beserta segala yang terkadung didalam dan terbentang diatasnya, malam tidur dengan mama-mamaku yang cantik mencetak generasi.

Jika segala yang dijualnya laku, malam yang biasanya dilalui bersama mamaku yang cantik, kini tidak lagi.lantas apa gerangan dan ke mana? Tidur di pinggir jalanan, emperan toko, dan bahkan di got atau parit-parit.ada uang tidur di got-got atau parit-parit, tidak ada uang tidur diatas kasur-kasur jika belum dijual, jika sudah dijual jadi kelelawar siang dan malam, hidup berfoya-foya.apapun yang terjadi atas istri dan anak-anaknya tidak pusing.

Hei inikah hidupmu Bapak-Bapaku ganteng-ganteng dan keparat? Sadar, sadar, dan sada...rlah dari gaya hidpmu yang hanya menghabiskan pemberian Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus dan warisan nenek moyangku yaitu tanah airku Papua dan segala isinya.semua yang diciptakan Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus dan diwariskan kepada nenek moyang dan nenek moyang wariskan kepada kamu, angkatan atau generasi yang gila ini bukan untuk jual, jual dan jual meluluh segala yang ada tetapi menjaga, merawat, melindungi, dan menikmati lalu mewariskan kepada generasimu yang akan datang.

Bapak-bapaku yang ganteng-ganteng yang sering perdagangkan harta bangsa Papua yang diciptakan dan diwariskan oleh Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, ketahuilah, ketahuilah dan ketahuilah bahwa Engkau pasti akan mati sebelum menikmati hasil jualanmu.

Demi nama Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus kami mohon jangan jual tanah air kami Papua.kalau akhirnya kamu jual juga, kami rugi berlipat ganda kali.pertama, kehilangan tanah air kami; kedua, kehiangan kamu karena belum menurunkan adik-adik sebagai generasi kami padahal Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus mengatakan bahwa penuhila tanah airmu Papua ini dengan Manusia Papua. Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, tidak menyuruh juallah Tanah Air Papua ini sampai habis.

Untukmu generasiku berikut.generasi bangsa Papua, ras Melanesia dengar ini baik-baik. Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, telah menciptakan tanah beserta segala isinya, menempatkan bangsa ini diatas tanah Papua ini mewariskanya agar tetap hidup dan hidup dalam berkembang biak secara turun-temurun dari detik ke detik, dari menit ke menit, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, dari windu ke windu, dari dekade ke dekade, dari abad ke abad sampai Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus datang ke dalam dunia ini yang kedua kali untuk menghakimi setiap manusia sesuai dengan perbuatanya masing-masing selama hidupnya.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, telah menciptakan dan mewariskanya kepada bangsa Papua.untuk dinikmati oleh semua generasi, dari mulai nenek moyang, bapa, kami, anak, cucu, cecet, piut dan sampai seterusnya sampai setrusnya.

Oleh karenanya, dengan ini kami pemilik dan pewaris Bangsa Papua dan Tanah Papua di generasi ini, menyatakan demi nama Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus bahwa Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus telah menciptakan dan mewariskan kepada nenek moyang kami secara gratis dan diwariskan secara turun-temurun sampai ke angkatan atau generasi ini, maka kami pun mewariskannya kepadamu secara gratis pula.

Penerus genku, generasi bangsaku, penerus rasku Melanesia, tidak ada barang berharga yang kami wariskan selain sepotong doa, gen, ras dan tanah Papua.generasiku yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik tolong jaga ini baik-baik dan wariskanlah kepada generasi berikutmu tanpa kekurangan selengkal pun.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus telah menciptakan engakau hitam manis, rambut keriting dan ganteng/cantik, serta tanah air Papua dan mewariskannya sebagai anugerah-Nya, kami di generasi ini telah menjaganya sambil menikmatinya maka, kini kami wariskan kepadamu.tolong jaga dan wariskanlah kepada generasi berikutmu, jangan mengubah genku dan rasku, jangan jual tanah airku.tolonglah generasiku.

Demi nama Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus yang hidup terkutuklah engkau yang merusak genku,rasku Melanesia, bangsaku Papua, tanah airku Papua.

Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus, terima kasih atas keunikan gen, ras, bangsa dan tanah air yang engkau berikan ini.Amin.

Bangsaku Papua, hiduplah di tanah airmu dengan tenang dan tampunglah bangsa gelandangan di tanah airmu, rumahmu dan nikmatilah hasil tanah ini secara bersama-sama memuliahkanlah nama Tuhan, Allah Bapak, Alla Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh Kudus tanpa menjualnya kepada mereka siapapun.

Nebe miri, nanggul asu poro ndak wat nubusuluk o nggeyak amburu ambik yu wok nurusuluk ebem kengen paga, kemarik daga ese-pese sa, o nggeyak yu pem wonaru nggal, i mbini nggal mak sa pusuluk woralik-nalik Worasolat An nunu nak kek tak posolat Wulmin-o luk yak nirigen pem Mbal Pem Nagawan keye kal nak wiwa-o.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar